SENAR? Seberapa berpengaruhkah dengan tone?

strings-brands-footer

Berdasarkan pengalaman kita di AMTECH, komponen untuk membuat tone dari gitar/ bass elektrik ada beberapa yang ngga bisa ditawar, dimulai dengan bahan baku kayu untuk body dan neck dengan tingkat kekeringannya, pickups yang mantab, tremolo yang bagus, fret yang bagus, nut yang bagus dan satu lagi adalah senar yang bagus. Yang kita bahas kali ini adalah masalah senar..

Di pasaran tersedia berbagai merk senar denagn jenis jenisnya, berbagai senar original, dan banyak juga terdapat dipasaran senar kw alias palsu dengan varian variannya.

1. Senar tidak original dipasang digitar dan dibandingkan dengan senar yang original:

Secara umum problemnya dan kekurangannya adalah gain yang rendah, menyebabkan output yang keluar volumenya rendah. Akibat dari volume yang rendah akan membuat noise yang tingkatnya memang tidak berubah tinggi rendahnya terdengar semakin jelas. Akibat dari gain senar yang rendah jika diinjak distorsi/ overdrive adalah gain distorsi terdengar lebih tipis, terdengar lebih cempreng dan string definitionnya semakin lemah. Sustain? yah .. karena namanya tidak original sustain juga terdengar tidak original alias lebih pendek dari senar orinya. Lebih jelasnya tentang sustain silahkan dihidupkan distorsi/ overdrivenya. String definition? semakin blur saja, apalagi kalo ada drivenya. Karena string definitionnya kurang dan gainnya kurang itu akan berpengaruh juga ke eq nya, biasanya untuk low freqwency , mid dan highnya seperti ter-cut, menadikan tone terasa hambar dan tidak powerfull.Untuk playability, senar tidak original biasanya akan lebih keras, tingkat kelenturannya lebih rendah dari originalnya.

Banyak senar yang palsu seperti Fender, Gibson, dll.. Biasanya range hargannya sekitar 25-30rb. D’addario merupakan senar profesional yang banyak kw nyaa, baru baru ini kita menemui senar Ernie Ball non ori juga dengan packing yang sama dengan orinya. Bagaimana cara mengetahui senar itu ori atau kw? Nah.. ini kasusunya,¬† kadang kadang penjual aja masih ketipu lho.. Apalagi yang belinya… packing sama, bentuk sama, warna pentolnya juga sama. Kesimpulan saya untuk mengetahui sernar ori atau kw itu susah, kalo dibengkel kita saya sediain senar orinya untuk tester, misalnya ada gitar dengan tone aneh , ngga power full, tinggal digesekin senar yang dipasang digitar ke pickups, lalu bandingkan dengan senar ori saya digesekkan ditempat yang sama, nah kalo gainnya beda saya pastikan kw.

2. Ukuran ketebalan senar

Semakin tebal senar maka semakin tebal juga gainnya, semakin keras juga volumenya, jadi ketika diinjak sound distorsi/ overdrive, senar tipis akan cenderung kurus suaranya, dan senar tebal akan meberikan distort yang lebih fat/ tebal juga. Untuk senar tebal low freqwency lebih terdengar definisinya, senar tebal banyak dipake gitaris gitaris yang mnggunakan standar tuning drop seperti drop D, drop, C, drop B, dll.. Senar tebal juga menghasilkan compres yang lebih baik, kaarena bahan logam lebih banyak, otomatis sensitivity senar akan lebih juga. Playability untuk senar lebih tebal meberikan ketegangan senar yang makin tinggi juga. Oleh karena itu, senar 0.11 biasanya dipake untuk drop C atau drop lainnya, kalo dipake standard tunning, terasa keras senarnya. Kalau mau bending tangan bisa capek banget juga..

3. Senar dengan coating cat warna warni

Kita lihat dipasaran banyak senar dengan warna menyala seprti pink, kuning, hijau stabilo, dll.. Keren memang jika dipasang digitar/bass kita. Apa pengaruhnya? Karena senar dilapisi oleh cat mengakibatkan gain yang tidak sehebat dengan yang non coated. Jadi kalo di distorsi cenderung lebih tipis dari non coated. Untuk noise senar jenis ini tergolong tinggi, tidak bisa mengcover noise maximal karena tercoated. Ground gitar jiak ditester menyambung dari socket jack output, volume, tone, pu selelector, bridge dan terakhir dia menuju senar, dan ground itu menyambung ke badan player lewat senar. Karena senar tercoated maka ground yang ada disenar terhalang di cat sehingga tidak bisa menyambung ke badan player. Jadi noise makin tinggi. Ini adalah keluhan banyak pemakai senar jenis ini. untuk bass/ gitar terutama yang single coil pickupsnya sy menyarankan lebih baik pake non coated. Kalo memakai pickups active semacam EMG, bolehlah itu. Untuk sustainer tidak disarankan juga.

4. Kesimpulan

Pakailah senar  dengan disesuaikan merk, jenis, dan ukurannya untuk membentuk tone yang sesuai dengan kebutuhan kita. Tone kita dibentuk oleh diri sendiri, bukan oleh luthier, services atau yang lain, itu hanya perantara saja, dan yang tahu persis kebutuhan tone yang diinginkan adaah diri sendiri.

Salam untuk semua yang baca posting ini.. I love you all!!!

 

 

6 thoughts on “SENAR? Seberapa berpengaruhkah dengan tone?

  1. tonijokos says:

    Mantap….

  2. wah mantap dan mencerahkan sekali infonya mas! sukses buat website barunya yak…

    1. Thanks Masbro.. Salam nggo Bapake Ibune

  3. pantas waktu aku pake senar abal2 jadi beda gain sama sustainnya mas…

  4. Andri tuxul says:

    Makasih udah mau bagi2 pengetahuannya sukses selalu.

Comments are closed.